> Lensa Berita Aerly Rasinah: Jangan Anggap Remeh Kesenian Tradisional

BPHNTV-Jawa Barat. Ketika berada di Indramayu, tentu saja korespondensi BPHNTV tidak melewatkan kesempatan untuk berkunjung ke Sanggar Tari Topeng Mimi Rasinah yang berada di Desa Pekandangan Indramayu. Seperti yang kita ketahui, Mimi Rasinah merupakan penari topeng legendaris yang saat ini telah tiada. Namun, kesenian tari topengnya sendiri tidak berhenti begitu saja, karena masih ada cucunya yang bernaman Aerly Rasinah yang meneruskan aktivitas keseniannya.

Beruntung, setiba kami di sanggar, tampak Aerly Rasinah sedang melakukan latihan untuk persiapan pertunjukkannya yang akan di lakukan di Meksiko di bulan April nanti. Di tengah latihannya, ia menyempatkan berbincang-bincangn dengan korsepondensi BPHNTV terkait dengan perlindungan hak cipta di Indonesia.

“Saya sebagai salah satu seniman alam, tidak begitu paham dengan perlindungan hukum yang diberikan oleh pemerintah, ia takut suatu saat nanti kesenian tari topeng yang telah dipertahankan secara turun temurun itu di akui oleh negara lain,” ungkapnya. Saya sebagai generasi ke-11 dan sebagai Warga Negara Indonesia berharap agar kesenian tradisional itu juga di lindungi secara hukum, sambungnya.

Kalaupun memang sudah ada undang-undang yang mengatur, sosialisasikan kepada kami, jujur kami sebagai seniman alam kurang paham megenai hukum. “Yang ada di benak kami ialah bagaimana kesenian ini bisa terus hidup dan terus dilestarikan oleh generasi berikutnya setelah saya,” ujar Aerly.

Saya yakin, kesenian ini akan terus hidup karena, kami di keluarga terus menurunkan tradisi Tari Topeng di lingkungan keluarga kami, akan tetapi kami butuh perlindungan hukum. ”Jangan anggap remeh atau sepele kesenian tradisional, karena kami sudah mempertahankan kesenian dengan keringat kami, dan itu tidak mudah, maka hargai kami,” ungkapnya. “Saya harap ada perhatian yang lebih dari pemerintah mengenai perlindungan hukum untuk kesenian tradisional seperti tari topeng,” ungkap Aerly. ***(RA)

Beri Komentar


Security code Refresh