> Lensa

Lensa Berita BPHNTV

"Ayo Kita Kerja," Tegas Yasonna H Laoly Menteri Hukum dan HAM RI

BPHNTV-Jakarta. Setelah di lantik oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Istana Negara Senin pagi, malamnya Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H Laoly langsung melaksanakan serah terima jabatan dengan mantan Menkumham Amir Syamsudin.

Dalam sambutan perdananya sebagai menkumham, Yasonna H Laoly mengajak seluruh jajaran baik pejabat maupun pegawai kemenkumham untuk bekerja.

Di hadapan para undangan serta para pegawai yang hadir dalam acara serah terima jabatan tersebut, dirinya menyatakan ingin mendapatkan peta permasalahan yang terdapat di Kemenkumah. “Program kerja, tugas pokok, dan fungsi (Tupoksi) Kemenkumham akan disesuaikan dengan program dan arahan presiden Joko Widodo,” ucap Menkumham.

Pekerjaan rumah masih banyak dan tidak perlu menunggu terlalu lama, menurut rencana, besok hari Selasa, Menkumham akan mengadakan rapat dengan seluruh pejabat eselon I dan berharap mendapat dukungan penuh dari seluruh pegawai kemenkumham selama 5 tahun kedepan. “Serah terima jabatan sudah dilaksanakan, besok kita langsung bekerja,” tegas Menkumham dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut dirinya juga mengapresiasi kinerja para Menkumham sebelumnya dan berjanji akan meneruskan hal-hal yang baik yang sudah dilakukan pendahulunya.

"Ini adalah satu kejutan buat saya, ditunjuk oleh Bapak Presiden menjadi Menkumham. Saya kira salah satu goal tertinggi dari seorang politisi ialah menjadi seorang menteri, maka barangkali ini cita-cita yang merupakan sesuatu yang saya syukuri," ucapnya menutup sambutannya. ***(RA)

 

Serah Terima Jabatan Menteri Hukum dan HAM RI

BPHNTV-Jakarta. Senin malam, Kementerian Hukum dan HAM menyelenggarakan kegiatan Serah Terima Jabatan Menteri Hukum dan HAM. Seperti yang sudah kita ketahui, Minggu sore telah di umumkannya susunan kabinet menteri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Ditunjuk Yasonna H Laoly untuk menjabat sebagai Menteri Hukum dan HAM RI Menggantikan Amir Syamsuddin.

Penyelenggaraan Serah Terima Jabatan Menteri Hukum dan HAM diadakan di Graha Pengayoman pada hari Senin Malam dan di hadiri oleh mantan menkumham, Amir Syamsuddin, mantan Wamenkumham, Denny Indrayana, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan hasil muktamar Surabaya, Romahurmuziy, Mantan Menteri Perumahan Rakyat, Suharso Monoarfa.

Serta tampak pula Kabareskrim Polri, Hakim Konstitusi Mahkamah Konstitusi (MK), Wahiduddin Adams, mantan anggota DPR RI yang juga anak Amir Syamsudin, Didi Irawadi Syamsudin, seluruh jajaran pimpinan eselon I, staf ahli Menkumham, pejabat eselon II, dan pegawai Kemenkumham

Sebelum Menkumham berikan sambutannya, para mantan Menkumham diberikan kesempatan untuk menyampaikan ucapan selamat kepada Yasonna H Laoly. Dimulai dari Patrialis Akbar, Andi Mattalatta, dan terakhir Amir Syamsudin.

Amir Syamsudin mengatakan bahwa, Kemenkumham sudah banyak meraih prestasi. "Kemenkumham telah mendapatkan predikat B pada Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP), terjadi peningkatan basis point 66,03 tahun 2012 menjadi 68,79 di tahun 2013. Kemudian, selama tiga tahun berturut-turut mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan. Kemenkumham mendapatkan peringkat ketiga atas pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) dari seluruh Kementerian/ Lembaga," kata Amir Syamsudin.

Prestasi lainnya yaitu, pelayanan publik Kemenkumham, khususnya pelayanan fidusia online, masuk dalam Top Nine atau sembilan besar dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik tahun 2014. Kemenkumham masuk kategori raport hijau Pelayanan Publik dari Ombudsman di tahun 2013. Yang terakhir, Kemenkumham menjadi salah satu dari 7 Kementerian/ Lembaga yang mendapatkan kesempatan untuk peningkatan tunjangan kinerja.

Menkumham di akhir sambutan menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Menkumham dan Wamenkumham pendahulunya, yang telah membina dan membangun Kemenkumham. ***(RA)

 

Yasonna H Laoly sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia

BPHNTV-Jakarta. Presiden Joko Widodo menunjuk Yasonna H Laoly sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada Kabinet Kerja 2014-2019 yang di umumkan bersama 34 nama menteri di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10).

Yasonna H Laoly menggantikan Amir Syamsuddin pada kabinet Indonesia Bersatu II era Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 2009-2014.

Sebelumnya, Yasonna Hamonangan Laoly menjabat anggota DPR RI pada periode 2009-2014 dari daerah pemilihan Sumatera Utara 2, setelah sebelumnya juga memenangkan kursi DPR RI periode 2004-2009 lewat partai yang sama.

Pada periode keduanya di DPR, pria kelahiran Tapanuli Tengah, 27 Mei 1953 tersebut bertugas di Komisi II yang membidangi Pemerintahan Dalam Negeri, Aparatur Negara, Otonomi Daerah dan Agraria. Selain itu, Wakil Sekretaris Fraksi PDIP ini juga menjabat anggota Badan Anggaran.

Beliau pernah mengenyam pendidikan S1 di Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara dan lulus pada tahun 1978. Kemudian, Yasonna juga lulusan dari Virginia Commonwealth University 1986, dan Nort Carolina University 1994. Serta Internship in Higher Education Administration Roanoke College, Salem Virginia, USA 1983-1984.

Yasonna memenangkan 70.073 suara dari Kabupaten Labuhan Ratu, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kota Padang Sidempuan, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan, Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Samosir, Kabupaten Padang Lawas Utara, dan Kabupaten Padang Lawas.

Sejumlah penghargaan pernah diraihnya, seperti Outstanding Graduate Student Award Virgina Commw. University pada 1986, Alpha Kappa Delta International Sosiology Honor Society pada 1987 dan Sigma Iota International Honor Society pada 1993.***(RA/Berbagai sumber)